Sebelumnya, pasar sempat khawatir perusahaan teknologi yang menggelontorkan miliaran dolar AS untuk membangun pusat data AI tidak mampu menghasilkan keuntungan yang sebanding. Kekhawatiran tersebut menekan Wall Street sepanjang Juli, termasuk saham-saham produsen prosesor dan memori komputer yang menjadi pemasok utama bagi perusahaan teknologi berskala besar.
Namun, saham perusahaan semikonduktor kembali menguat pada Jumat. Saham Micron Technology naik 5,9 persen, sedangkan Advanced Micro Devices (AMD) menguat 6 persen. Keduanya menjadi kontributor utama kenaikan S&P 500 setelah Amazon.
Reli saham teknologi juga terjadi di Korea Selatan. Indeks Kospi melonjak 17,9 persen dan mencatat kenaikan harian terbesar sepanjang sejarah, didorong lonjakan saham Samsung Electronics dan SK Hynix yang masing-masing melesat sedikitnya 26,8 persen.
Meski demikian, penguatan tersebut belum mampu menutup pelemahan sepanjang Juli. Indeks Kospi masih turun sekitar 22 persen selama bulan lalu setelah sebelumnya mencatat kenaikan lebih dari dua kali lipat pada paruh pertama 2026.
(Rahmat Fiansyah)