IDXChannel - PT Niramas Utama Tbk siap melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode emiten JELI. Perusahaan yang bergerak di industri makanan dan minuman penutup (dessert) dengan merek Inaco itu akan menjadi emiten kedua yang go-public pada 2026.
Dalam prospektus IPO yang dikutip Senin (15/6/2026), Inaco akan menerbitkan 350 juta saham kepada masyarakat. Jumlah itu setara 25,93 persen dari total saham yang dicatatkan di Bursa.
Inaco menawarkan harga IPO dalam rentang Rp900-Rp1.120 per saham selama masa penawaran awal (book building). Dengan demikian, perseroan berpotensi meraih dana antara Rp315-Rp392 miliar, mencerminkan valuasi perusahaan sebesar Rp1,51 triliun.
Berdiri sejak 1990, Inaco adalah pionir sekaligus pemimpin pasar (market leader) di industri dessert sehat berbasis kelapa dan serat alami. Selama lebih dari 35 tahun, perseroan mengukuhkan posisi sebagai merek top of mind dengan lini produk unggulan yang mencakup Nata de Coco dalam berbagai varian rasa, jeli mini, puding, hingga produk minuman siap saji seperti I'm Coco dan Jelly Drink.
Secara operasional, perseroan didukung oleh fasilitas manufaktur dan jaringan distribusi luas yang mencakup 251 titik distribusi domestik. Saat ini, ada tiga pabrik yang dioperasikan yang berlokasi di Sukabumi (Jawa Barat), Pandaan (Jawa Timur), dan Pontianak (Kalimantan Barat).