Kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, tomat, sawi hijau, labu siam, dan kol menjadi pendorong utama. Sementara itu, kelompok transportasi serta penyediaan makanan dan minuman masing-masing menyumbang 0,02 ppt.
Di sisi lain, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan deflasi dengan kontribusi minus 0,01 ppt.
Hal ini sejalan dengan penurunan harga emas global sebesar 4,8 persen secara bulanan menjadi sekitar USD4.111 per troy ons.
Harga emas tertekan oleh penguatan dolar AS, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang tinggi, ekspektasi kebijakan Federal Reserve (The Fed) yang tetap ketat, serta tekanan jual di pasar.
Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi juga melandai menjadi 3,23 persen pada Oktober 2026 dari 3,28 persen pada bulan sebelumnya.