Pada kuartal I-2026, inventory turnover days MDIY tercatat membaik menjadi 188 hari, dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai 224 hari.
Perbaikan tersebut menunjukkan persediaan barang dapat terserap lebih cepat sehingga modal yang tertanam dalam stok dapat kembali menjadi kas dalam periode yang lebih singkat.
“Perputaran stok yang semakin cepat merupakan indikator bahwa operating cash flow juga membaik. Ini juga berkat dari strategi pricing maupun bauran produk yang sesuai. Di sisi lain, profitabilitas MDIY tidak hanya tercermin dari laba akuntansi, tetapi juga didukung oleh kemampuan menghasilkan kas dari aktivitas operasional,” kata Catherine.
Dari sisi kinerja keuangan, MDIY mencatatkan awal tahun 2026 yang positif. Pada kuartal I-2026, pendapatan perseroan meningkat 31 persen secara tahunan menjadi Rp2,4 triliun.
Sementara itu, EBITDA tumbuh 28,4 persen menjadi Rp728 miliar dan laba bersih meningkat 35,5% menjadi Rp307 miliar. Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan kinerja baik dari sisi pendapatan maupun profitabilitas.