Dari sisi profitabilitas, INPP membukukan laba bersih Rp44,07 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp132,87 miliar pada Kuartal I-2025. Perbaikan ini mencerminkan pertumbuhan organik yang didorong oleh kinerja segmen usaha, khususnya komersial.
Kinerja operasional juga menunjukkan penguatan, dengan EBITDA meningkat 20 persen menjadi Rp100,67 miliar dari Rp83,95 miliar pada periode sebelumnya, seiring pertumbuhan pendapatan dan efisiensi operasional.
“Paradise Indonesia meyakini bahwa ekspansi yang dilakukan secara terukur akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas recurring income. Dengan strategi ini, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid dan berkelanjutan ke depan,” tutup Anthony.
(Shifa Nurhaliza Putri)