AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Investor Asing Terus Net Buy Walau IHSG Melemah, Ternyata Ini Penyebabnya

MARKET NEWS
Firda Dwi Muliawati
Jum'at, 23 Juli 2021 20:01 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau turun setelah kemarin sempat mengalami kenaikan yang signifikan.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau turun setelah kemarin sempat mengalami kenaikan yang signifikan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terpantau turun setelah kemarin sempat mengalami kenaikan yang signifikan. Pelemahan ini tidak hanya terjadi pada IHSG namun rata-rata bursa Asia juga mengalami penurunan.

Namun yang menarik lagi, meskipun sempat menguji di bawah level 6.100 dan closing kembali di angka 6.100. Hal ini tetap membuat investor asing tetap membeli di pasar reguler.

Investment Specialist Mega Capital Indonesia, Liyanto Sudarso menanggapi penurunan IHSG hari ini sebagai suatu hal yang normal. Hal ini dilihat karena IHSG beberapa hari ke belakang mengalami kenaikan yang signifikan.

"Bahkan per hari ini, asing sudah melakukan net buy di pasar reguler itu sekitar Rp6,65 triliun. Artinya ada tanda-tanda kenapa asing mau membeli saham-saham kita di tengah kondisi sperti ini," jelasnya dalam wawancara program 2nd Session IDX Channel, Jumat (23/7/2021).

Liyanto melanjutkan, walaupun IHSG tidak berhasil menembus di 6.150, yang terjadi pada pasar masih banyak ketidakpastian menyangkut PPKM, belum lagi pengembangan likuiditas karena trust issue masyarakat. (TIA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD