IDXChannel - Dividen menjadi salah satu hal yang perlu dipertimbangkan oleh investor saat membeli saham. Perusahaan yang rajin dan rutin membagikan dividen tentunya menjadi incaran para investor.
Meskipun pembagian dividen suatu perusahaan dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan, Anda perlu mengetahui cara menghitungnya.
MNC Sekuritas, unit bisnis dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) berbagi informasi menghitung dividen yang perlu diketahui investor. Berikut caranya:
1. Dividend Payout Ratio (DPR)
Besaran nilai dividen yang dibagikan oleh perusahaan tidak selalu sama, tergantung perolehan laba yang telah diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perusahaan akan melakukan perhitungan lebih rinci dan mengumumkan jumlah resmi dividen yang akan dibagikan kepada investor.
Perhitungan Dividend Payout Ratio (DPR) = Total dividen: Laba Bersih
Contohnya, perusahaan emiten X mendapatkan laba bersih senilai Rp1 miliar, dan memutuskan untuk membagi 50% dari total laba bersih sebagai dividen, maka emiten X membagi Rp500 juta kepada para pemegang saham.
2. Dividend per Share (DPS)
DPS merupakan nilai tunai per lembar saham yang dibagikan emiten kepada investor sebelum dipotong pajak dividen. Besaran dividen per lembar akan dibagikan kepada pihak yang tercatat sebagai pemegang saham pada saat cum date.
Perhitungan Dividend Per Share (DPS) = Total dividen: Jumlah saham beredar
Contohnya, Jika perusahaan emiten X memutuskan untuk membagi dividen dengan total Rp500 juta dengan jumlah saham perusahaan yang beredar adalah 2 juta lembar saham, maka DPS yang diterima adalah Rp250 per lembar saham.
3. Dividen yang akan Diperoleh
Cara menghitung dividen yang akan diperoleh setiap investor adalah berdasarkan jumlah lembar saham yang dimiliki. Dana yang sudah dipotong pajak dividen akan diterima investor melalui Rekening Dana Nasabah (RDN). Perhitungannya adalah, DPS x Jumlah Saham yang Anda miliki
Contohnya, Anda memiliki 200 lot saham emiten X dengan DPS Rp250 per lembar. Ini berarti Anda akan memperoleh dividen sebanyak Rp250 x 20.000 lembar saham = Rp5 juta.
4. Dividen Yield
Dividend yield merupakan persentase yang dapat Anda gunakan untuk menghitung jumlah keuntungan suatu saham secara obyektif. Rumusnya adalah (DPS : Harga saham saat ini atau harga saham rata-rata dalam portofolio) x 100%
Contohnya, perusahaan emiten X membagikan saham dengan angka Rp 250 per lembar saham. Harga saham Perusahaan X pada saat cum date adalah Rp 5000, maka perhitungan dividend yield adalah (250/5.000) × 100% = 5%.