IDXChannel – Harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) Malaysia mencatat kenaikan selama sepekan dan memperpanjang reli menjadi lima pekan berturut-turut.
Kinerja ini ditopang ekspektasi penurunan stok, rencana biodiesel B50 Indonesia, serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang mendorong pasar energi global.
Kontrak CPO acuan pengiriman Juni di Bursa Malaysia Derivatives ditutup ke 4.838 ringgit Malaysia per ton pada Jumat (3/4/2026), level penutupan tertinggi sejak 13 Desember 2024. Secara mingguan, harga CPO menguat sekitar 4,47 persen.
Direktur The Farm Trade, Sandeep Singh, mengatakan, dikutip Reuters, harga CPO tetap tinggi karena kombinasi sejumlah faktor fundamental.
Faktor tersebut mencakup penurunan stok Malaysia pada akhir Maret, peluang implementasi mandat biodiesel B50 Indonesia, volatilitas harga minyak mentah, hingga ketidakpastian kebijakan Presiden AS Donald Trump.