Di pasar komoditas lain, kontrak minyak kedelai dan minyak sawit di Dalian turut menguat, sementara perdagangan Chicago Board of Trade libur Jumat Agung.
Penguatan ringgit Malaysia sekitar 0,2 persen terhadap dolar AS juga membuat CPO menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.
Sementara itu, permintaan dari India melemah, dengan impor minyak sawit turun hampir 19 persen pada Maret ke level terendah dalam tiga bulan.
Kenaikan harga minyak nabati yang mengikuti lonjakan energi membuat banyak kilang menahan pembelian sambil menunggu koreksi harga. (Aldo Fernando)