IDXChannel - Pemerintah mengklaim pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai BUMN ekspor akan mendongkrak kinerja perusahaan bara dan sawit. Dengan sistem penjualan ekspor terpusat, volume dan nilai penjualan akan lebih riil, sehingga praktik under invoicing dan transfer pricing bisa dicegah.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, PT DSI nantinya akan membeli komoditas seperti batu bara, sawit, dan paduan besi dari perusahaan domestik dengan harga pasar. Skema tersebut dapat memperbaiki harga yang selama ini kerap dijual di bawah harga demi mengejar volume penjualan dan memperluas basis pelanggan.
Dengan harga jual yang meningkat, pendapatan dan laba perusahaan turut meningkat. Dalam jangka panjang, valuasi perusahaan, terutama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan meningkat.
"Jadi perusahaan juga akan untung. Jadi harusnya bisa double untungnya yang listing di Bursa. Jadi harusnya (kebijakan) ini akan meningkatkan valuasi dari perusahaan yang sedih di Bursa," ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (21/5/2025).
Purbaya memahami pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dikaitkan dengan pembentukan PT DSI. Namun, kata dia, wajar bagi pasar khawatir karena mereka masih menghitung dampak kebijakan baru terhadap emiten batu bara dan CPO.