sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

PT DSI Resmi Dibentuk, Rosan: Tutup Celah Potensi Uang Gelap

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
21/05/2026 05:00 WIB
Under invoicing merupakan praktik di mana eksportir sengaja melaporkan nilai barang dalam faktur (invoice) lebih rendah dari harga transaksi sebenarnya.
PT DSI Resmi Dibentuk, Rosan: Tutup Celah Potensi Uang Gelap. Foto: iNews Media Group.
PT DSI Resmi Dibentuk, Rosan: Tutup Celah Potensi Uang Gelap. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani mengatakan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) bertujuan untuk meningkatkan devisa negara yang selama ini potensinya hilang akibat praktik under invoicing para eksportir.

Under invoicing merupakan praktik di mana eksportir sengaja melaporkan nilai barang dalam faktur (invoice) lebih rendah dari harga transaksi sebenarnya. Hal tersebut menjadikan pelaporan pembayaran pajak perusahaan ke negara kurang optimal. Belum lagi devisa hasil ekspor juga kerap diendapkan di rekening asing dan tidak bawa ke dalam negeri.

"Ini inline dengan OECD principles yang di mana kita ingin menjunjung tinggi governance, transparancy, accountability dari semua ini sehingga tidak terjadi lagi potensi-potensi adanya uang gelap. Istilah saya, uang gelap," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Rabu (20/5/2025).

Rosan menjelaskan PT DSI akan beroperasi dalam 2 fase. Fase pertama mulai 1 Juni sampai 31 Desember, PT DSI hanya akan melakukan pemeriksaan invoice jual beli hingga menjadi perantara pembeli (market ekspor) dan penjual (perusahaan dalam negeri)

Setelah itu, mulai Januari 2027 menjadi fase kedua PT DSI yang mulai ditugaskan untuk melakukan pembelian komoditas dan menjualnya ke pasar global. Sehingga nantinya tidak ada praktik under invoicing dari para perusahaan sebab hanya sebatas menjual komoditasnya ke PT DSI, sebelum di ekspor.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement