Selain itu, pengguna jalan dinilai memiliki kesediaan membayar tarif yang lebih tinggi, mencapai sekitar Rp2.000 per kilometer, di atas rata-rata tarif jalan tol di Jakarta yang berada di kisaran Rp1.700 per kilometer.
Di sisi lain, Jasa Marga juga terus memperkuat pendanaan proyek-proyek jalan tol melalui anak usahanya.
Perseroan memberikan pinjaman pemegang saham (shareholder loan) dengan total nilai Rp759 miliar kepada empat entitas anak untuk mendukung pembiayaan proyek.
Rinciannya, PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) menerima pinjaman sebesar Rp89,6 miliar, PT Jasamarga Manado Bitung (JMB) Rp330 miliar, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rp67 miliar, serta PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Rp272,4 miliar. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.