sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bisnis Operator Jalan Tol Topang Kinerja Jasa Marga (JSMR) pada Semester I-2026

Market news editor Rahmat Fiansyah
31/08/2026 13:30 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat penurunan pendapatan pada enam bulan pertama tahun ini menjadi Rp13,1 triliun.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat penurunan pendapatan pada enam bulan pertama tahun ini menjadi Rp13,1 triliun. (Foto: Ist)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat penurunan pendapatan pada enam bulan pertama tahun ini menjadi Rp13,1 triliun. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) mencatat penurunan pendapatan pada enam bulan pertama tahun ini. Meski begitu, segmen konsesi atau operator jalan tol yang menjadi bisnis inti (core business) menjadi penopang utama kinerja perseroan.

Jasa Marga meraih total pendapatan sebesar Rp13,1 triliun pada semester I-2026, turun 6 persen secara tahunan. Penyebab utama penurunan berasal dari bisnis konstruksi jalan tol yang anjlok 36 persen menjadi Rp2,80 triliun.

Namun, pelemahan tersebut ditahan oleh pendapatan jalan tol yang naik 21 persen menjadi Rp9,51 triliun. Dengan begitu, profitabilitas Jasa Marga tetap terjaga, bahkan laba bersih masih tumbuh 2 persen menjadi Rp1,91 triliun di periode yang sama.

Dalam laporan keuangan auditan, Senin (31/8/2026), penurunan pendapatan konstruksi, terutama terjadi di PT Jasamarga Japek Selatan dan PT Jasamarga Jogja Solo. Kendati demikian, perseroan juga mulai mendapat pendapatan dari PT Jasamarga Akses Patimban pada 2026.

Sementara itu, pendapatan Jasa Marga sebagai operator jalan tol di Jawa. Tol Jakarta-Cikampek masih menjadi menempati urutan pertama dengan kontribusi atas pendapatan sebesar Rp935 miliar sepanjang Januari-Juni 2026.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement