sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Jasa Marga (JSMR) Suntik Rp759 miliar untuk Proyek Tol Jogja-Solo hingga Tol Manado-Bitung

Market news editor Rahmat Fiansyah
10/07/2026 13:20 WIB
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memberikan suntikan dana dalam bentuk pinjaman pemegang saham (shareholder loan) kepada empat anak usahanya.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memberikan suntikan dana dalam bentuk pinjaman pemegang saham (shareholder loan) kepada anak-anak usahanya. (Foto: Ist)
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memberikan suntikan dana dalam bentuk pinjaman pemegang saham (shareholder loan) kepada anak-anak usahanya. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memberikan suntikan dana dalam bentuk pinjaman pemegang saham (shareholder loan) kepada empat anak usahanya. Nilai pinjaman dalam rangka pembiayaan proyek tol tersebut secara keseluruhan mencapai Rp759 miliar.

Rincian pinjaman tersebut masing-masing untuk PT Jasamarga Joga Bawen (JJB) Rp89,6 miliar, PT Jasamarga Manado Belitung (JMB) Rp330 miliar, PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) Rp67 miliar, dan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) Rp272,4 miliar.

Corporate Secretary & Chief Administration Officer PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Trias Andriyanto mengatakan, pinjaman tersebut masih berupa plafon yang ditandatangani oleh perseroan bersamaa empat anak usahanya. Pinjaman tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan arus kas, pembayaran kewajiban keuangan, dan operasional lainnya.

"Pemberian shareholder loan kepada empat entitas anak usaha menggunakan kombinasi dari kas hasil operasional serta plafon fasilitas pinjaman yang dimiliki oleh perseroan," katanya dalam surat kepada BEI, Jumat (10/7/2026).

Trias menegaskan bahwa pemberian pinjaman tersebut merupakan transaksi afiliasi yang tergolong rutin dilkaukan oleh perseoran. Pinjaman itu diberikan sebagai bentuk dukungan dari induk usaha selaku holding kepada anak usaha yang menjalankan operasional bisnis.

Terkait proyek tol yang dibiayai, progresnya berbeda-beda. Untuk proyek Manado-Bitung misalnya, tol sudah beroperasi penuh namun masih membutuhkan dukungan pendanaan untuk operasional.

Untuk Tol Jogja-Bawen saat ini tengah dilakukan konstruksi untuk Seksi I (Yogyakarta-Banyurejo) dan penyelesaian konstruksi Seksi 6 (Banyurejo-Borobudur) dan Seksi 3 (Borobudur-Magelang) telah memulai konstruksi pada 2026. Secara umum, progresnya 31,67 persen.

Untuk jalan tol Jogja-Solo sampai dengan Juni Paket 1.1 (Kertasura-Klaten) dan Paket 1.2A (Klaten-Prambanan) telah beroperasi dan bertarif. Sementara untuk Paket 1.2B (Prambanan-Purwomartani), 2.1A (Purwomartani-Maguwo), dan 2.2B (Trihanggo-Maguow) sedang dilakukan konstruksi. Secara umum, progres keseluruhannya 48,97 persen.

Terakhir, jalan tol Probolinggo-Banyuwangi sampai Juni 2026 paket 1 (Gending-Kraksaan) dan Paket 2 (Kraksaan-Paiton) telah selesai konstruksi dan Paket 3 (Paiton-Besuki) akan selesai pada 2026. Secara keseluruhan, progres pembangunan paket 1 sebesar 95,96 persen.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement