IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa sekitar 80 persen investor baru di Indonesia berusia di bawah 30 tahun, dengan lebih dari 54 persen dari total investor aktif berada di kelompok usia muda.
Data ini semakin menegaskan bahwa dunia investasi Tanah Air kini lebih didominasi oleh kiprah generasi muda, yang terdiri dari Gen Z dan juga kalangan Milenial.
Dalam pandangan analis dan pengamat investasi, kondisi ini dapat terjadi seiring dengan terus meningkat pesatnya kadar pemahaman dan kesadaran masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, terhadap pentingnya berinvestasi sejak dini, sebagai bentuk mitigasi risiko kehidupan di masa mendatang.
Namun demikian, meski kesadaran berinvestasi generasi muda terus meningkat, namun tren positif tersebut dinilai juga perlu diimbangi dengan pemahaman dan penguasaan atas dua prinsip penting dalam berinvestasi.
"Pertama, knowledge first, pelajari dulu mekanismenya. Manfaatkan beragam tools teknologi yang bisa membantu, namun tetap dipakai secara bijak. Dan kedua yaitu risk management always. Terapkan manajemen risiko secara ketat, dan selalu trading dengan toleransi yang sekiranya masih bisa diterima, dan sesuai dengan profil investasi masing-masing," ujar Praktisi Investasi, Odang Supriatna, dalam sebuah Diskusi Literasi Keuangan Mahasiswa, Rabu 8/7/2026).