IDXChannel - Pemerintah Daerah (Pemda) kini mulai melirik pasar modal sebagai alternatif pendanaan guna menggerakkan roda bisnis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini diambil seiring dengan keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam membiayai proyek-proyek strategis di berbagai provinsi.
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Saidu Solihin mengungkapkan, Pemerintah Provinsi, khususnya DKI Jakarta, telah mendorong BUMD untuk mulai menerapkan strategi pendanaan yang lebih inovatif.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar perusahaan daerah tidak lagi bergantung sepenuhnya pada kas daerah.
"Karena APBD di satu titik ada batasnya kan. Sehingga pemerintah, provinsi khususnya Jakarta, minta kepada BUMD-nya untuk melakukan istilahnya creative financing. Apakah IPO, support, whatever. Yang mereka suruh kaji," ujar Saidu saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (9/7/2026).