Sebagian dana yang diperoleh dari transaksi tersebut akan digunakan kembali oleh JPFA untuk memperkuat bisnis inti perseroan. Termasuk pengembangan bisnis produksi pakan ternak (feed milling), peternakan terintegrasi unggas dan akuakultur (animal farming), serta pengolahan daging dan produk pangan hilir (downstream processing).
JPFA menilai reinvestasi tersebut dapat meningkatkan kapasitas dan pengembangan usaha perseroan secara keseluruhan. Perolehan dana bersih dari penjualan Vaksindo juga dapat menjadi salah satu sumber belanja modal perseroan.
"Apabila transaksi tidak dilaksanakan, kebutuhan pendanaan untuk capex tersebut tidak dapat dipenuhi dari sumber dana internal hasil divestasi," tutur manajemen.
(DESI ANGRIANI)