Pada perdagangan kemarin, harga saham ASGR ditutup naik 0,9 persen ke level Rp1.715. Dengan demikian, dividend yield untuk dividen final mencapai 12 persen, sedangkan jika ditotal untuk seluruh dividen mencapai hampir 14 persen.
Penetapan dividen jumbo oleh anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) itu juga tidak terlepas dari kuatnya likuiditas perseroan. Hingga 31 Desember 2025, posisi kas dan setara kas mencapai Rp1,85 triliun.
Kuatnya neraca tersebut juga ditopang oleh saldo laba yang tercatat Rp1,87 triliun. Perseroan juga memiliki riwayat belanja modal rendah di mana sepanjang 2025 hanya menghabiskan Rp18 miliar, mencerminkan karakteristik bisnis yang kuat sebagai mesin kas.
(Rahmat Fiansyah)