"Jadi buyback (saham) ini dipandang sebagai cara untuk mengoptimalkan pengembalian kepada pemegang saham. Jadi, total shareholder return kepada pemegang saham, terutama pada saat saham itu sebetulnya undervalued, jadi kalau sahamnya masih rendah dari kondisi fundamentalnya yang sebenarnya, itu biasanya buyback itu waktunya untuk dilakukan," tuturnya.
(Rahmat Fiansyah)