Di posisi kedua ada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang dijual investor asing Rp503,29 miliar. Penjualan dilakukan lewat UBS Sekuritas (AK) Rp511 miliar dan JP Morgan Sekuritas (BK) Rp355 miliar. Menariknya, broker CGS Sekuritas (YU) dan Macquarie Sekuritas mengoleksi saham BMRI masing-masing Rp495 miliar dan Rp241 miliar.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang selama ini menjadi saham favorit asing juga menjadi sasaran jual. Meski sempat dilepas cukup besar, saham BBCA mulai kembali diakumulasi beberapa hari terakhir sehingga secara neto mengalami net sell Rp412 miliar.
Broker UBS Sekuritas (AK) kembali menjual saham BBCA secara agresif pada pekan ini hingga Rp2,2 triliun. Aksi jual tersebut sempat membuat harga saham BBCA menyentuh level terendah dalam beberapa tahun terakhir di bawah Rp5.000
Namun, sebagian investor asing kembali menyerap saham BBCA di antaranya Macquarie Sekuritas (RX) Rp578,5 miliar dan Verdhana Sekuritas (BB) Rp432,8 miliar. Aksi beli sebagian asing dan kuatnya permintaan investor domestik mengangkat harga saham BBCA naik 17 persen dalam sepekan dan kembali mendekati level Rp6.000 per saham.
Investor asing yang belakangan ini menjual saham BBCA di antaranya Capital Research and Management Company (Capital Group) serta Fidelity Management & Research Company (Fidelity Investment), mengacu data Morningstar.