IDXChannel - Perusahaan jasa konstruksi, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) mengumumkan kontrak baru dari PT Baja Jaya Lestari senilai 18,58 juta renminbi atau setara dengan Rp46,79 miliar.
Dalam kontrak tersebut, KOKA akan melakukan pengadaan material dan pekerjaan konstruksi di Kawasan Industri Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Jangka waktu pekerjaan ditetapkan 119 hari.
"PT Baja Jaya Lestari tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Koka Indonesia Tbk," kata Corporate Secretary KOKA, M. Fikri Adzkiya melalui keterbukaan informasi, Senin (20/4/2026).
Perolehan kontrak baru tersebut merupakan hasil dari proses tender yang diikuti perseroan. KOKA optimistis memenangkan tender terhadap dua proyek di Pulau Obi.
Sepanjang 2025, KOKA meraup pendapatan sebesar Rp37 miliar, turun tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp67 miliar. Sejalan dengan penurunan pendapatan, perseroan mencatat rugi bersih Rp26 miliar, berbalik dari posisi laba pada 2024 sebesar Rp9 miliar.
Sebagai informasi, KOKA baru saja diakuisisi oleh Ningbo Lixing Enterprise Management Co. Ltd lewat PT Liqun Investment Indonesia. Pemegang saham pengendali sebelumnya, Gao Jing bersama investor lain, Sun Ling dan Gao Jinfeng melepas saham mayoritas KOKA.
Baik pihak penjual maupun pembeli telah menandatangani Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (CSPA) pada 6 Maret 2026. Adapun nilai transaksi yang disepakati sebesar Rp37,2 miliar.
(Rahmat Fiansyah)