Melalui investasi pada teknologi rendah karbon, kata dia, perseroan tidak hanya berupaya menekan emisi operasional, tetapi juga meningkatkan efisiensi biaya dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.
"Ke depan, kami akan terus mengevaluasi berbagai teknologi yang dapat mendukung target keberlanjutan pabrik bata ringan Blesscon dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar dia.
Selain menghasilkan emisi operasional yang lebih rendah dibandingkan forklift berbahan bakar diesel, forklift listrik memiliki efisiensi energi yang lebih baik, biaya perawatan yang lebih rendah, serta tidak menghasilkan emisi gas buang secara langsung di area produksi. Karakteristik tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas operasional sekaligus memperkuat daya saing perseroan dalam jangka panjang.
Strategi transformasi operasional tersebut berjalan seiring dengan penguatan fundamental bisnis perseroan. Pada semester I-2026, BLES membukukan penjualan sebesar Rp848 miliar, meningkat 33 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.