Menurut dia, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan menjaga pelaksanaan proyek sekaligus memperkuat pengelolaan risiko.
Dalam satu dekade terakhir, Waskita Karya telah mengerjakan sejumlah proyek infrastruktur, antara lain 30 bendungan, 41 jaringan irigasi, 20 fasilitas rumah sakit, 15 sarana pendidikan, 92 jalan tol, serta 19 proyek konektivitas daerah.
Dia juga menyatakan akan terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG), manajemen risiko, serta pembangunan berkelanjutan dalam pelaksanaan proyek.
"Ke depannya, perseroan menargetkan peningkatan perolehan kontrak baru dan kinerja keuangan yang lebih baik. Keoptimisan ini didorong oleh besarnya peluang Waskita Karya dalam mengerjakan berbagai proyek strategis pemerintah, BUMN, swasta, hingga luar negeri," kata Steven.
(Dhera Arizona)