Dia menjelaskan bahwa jalur pipa sepanjang 541 kilometer (km) ini merupakan infrastruktur vital yang akan menyatukan jaringan transmisi gas dari Sumatra hingga Jawa.
“Kalau ini sudah terbangun, Krakatau Steel Group sudah membantu kami membangun hampir 900 kilometer pipa sebagai bagian dari membangun ketahanan energi nasional,” katanya.
Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio KS Hernowo, berterima kasih kepada Kementerian ESDM, khususnya Ditjen Migas yang kembali mempercayakan Krakatau Steel Group untuk ambil bagian dalam proyek migas. Dia memastikan bahwa proses pengiriman akan sesuai dengan yang ditargetkan.
“Krakatau Steel Group berkomitmen untuk terus mendukung agenda-agenda dari Dirjen Migas untuk menyediakan layanan terbaik dalam membangun ketahanan energi,” ujar Hernowo.
Selain memenuhi spesifikasi teknis yang ketat, penggunaan pipa produksi Krakatau Steel Group dalam proyek ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mengoptimalkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan estimasi nilai TKDN mencapai 60 persen, proyek Pipanisasi Dusem menjadi preseden penting dalam kemandirian industri nasional.