IDXChannel - PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) membukukan laba bersih Rp218,85 miliar sepanjang 2025 atau tumbuh 22,48 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp178,69 miliar.
Kinerja positif perseroan ditandai dengan peningkatan penjualan yang mencatatkan rekor volume tertinggi yakni Rp4,15 triliun sepanjang 2025, atau meningkat 23,15 dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,37 triliun.
Peningkatan kinerja DGWG didukung kenaikan volume penjualan di seluruh segmen usaha, meliputi agrokimia, pupuk, serta alat-alat pertanian. Kinerja ini mencerminkan peran Perseroan dalam menjaga ketersediaan sarana produksi pertanian yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian nasional.
Direktur Utama DGWG David Yaory mengatakan, capaian tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perseroan dalam mendukung sektor pertanian nasional.
“Kami memandang kinerja tahun 2025 sebagai hasil dari konsistensi Perseroan dalam menjaga ketersediaan dan kualitas produk bagi sektor pertanian di tanah air. Ke depan, Perseroan akan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis serta memastikan relevansi produk dengan kebutuhan petani, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar David dalam keterangan tertulis Rabu (25/3/2026).
Sementara itu, Direktur DGWG Danny Jo Putra menambahkan, peningkatan kinerja keuangan turut didukung oleh pengelolaan operasional yang disiplin.
Menurutnya, pertumbuhan kinerja keuangan pada 2025 mencerminkan upaya Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara peningkatan volume usaha dan efisiensi operasional.
“Perseroan akan terus mengelola bisnis secara prudent agar dapat menjaga keberlanjutan kinerja di tengah berbagai tantangan yang ada,” kata Danny.
Sebagai bagian dari ekosistem agro input nasional, DGWG akan terus berupaya menjaga kesinambungan pertumbuhan usaha dengan tetap memperhatikan aspek keberlanjutan serta kontribusi terhadap sektor pertanian. Perseroan meyakini bahwa penguatan distribusi, ketersediaan produk, dan efisiensi operasional menjadi elemen penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ke depan, Perseroan akan melanjutkan strategi yang berfokus pada peningkatan volume, penguatan distribusi, serta efisiensi operasional, dengan tetap mengedepankan pendekatan yang terukur dan berkelanjutan.
(kunthi fahmar sandy)