Pada periode yang sama, pendapatan bersih perseroan tumbuh 22,5 persen secara tahunan menjadi Rp6,3 triliun. Laba usaha meningkat 23,7 persen menjadi Rp898 miliar, sedangkan laba kotor tercatat Rp3 triliun dan EBITDA mencapai Rp1,4 triliun.
Ratih menyebut, sinergi portofolio merek yang beragam dan strategi penjualan multikanal membantu perseroan memenuhi permintaan pelanggan pada berbagai momentum belanja.
Selain itu, MAPA juga mengembangkan portofolio bisnis olahraga dan gaya hidup aktif dengan mengakuisisi bisnis Sports Direct di Malaysia untuk memperkuat kehadiran perseroan sekaligus membuka peluang pertumbuhan lebih lanjut.
Perseroan juga berfokus memperluas jaringan gerai dan menyesuaikan pilihan merek dengan perubahan preferensi konsumen.
"Di tengah ke1dakpas1an makroekonomi yang masih berlangsung, perseroan akan tetap menerapkan pendekatan yang hati-hati, serta terus berinvestasi dalam kemitraan brand dan kapabilitas ritel untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang MAPA," tuturnya.
(DESI ANGRIANI)