Sementara itu, EBITDA perseroan pada semester I-2026 tercatat tertinggi sepanjang sejarah, peningkatan profitabilitas yang signifikan, serta lonjakan laba bersih hampir tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
EBITDA yang dilaporkan (reported EBITDA) meningkat 10,0 persen YoY menjadi Rp452,5 miliar. Margin EBITDA meningkat menjadi 29,3 persen dari 29,0 persen pada periode yang sama tahun lalu.
Di luar pos-pos one-off bersih sebesar Rp2,7 miliar, EBITDA yang disesuaikan (Adjusted EBITDA) mencapai Rp449,7 miliar atau tumbuh 13,7 persen YoY.
Laba kotor tumbuh 12,8 persen YoY menjadi Rp725,6 miliar. Margin laba kotor meningkat 160 basis poin menjadi 47,0 persen, dibandingkan 45,4 persen pada semester I-2025.