Adapun laba neto tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp5,34 miliar, atau melonjak 181,05 persen dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp1,90 miliar.
Dari sisi neraca, total aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp238,90 miliar, meningkat 2,11 persen dari posisi akhir 2024 sebesar Rp233,96 miliar.
Sementara itu, total liabilitas naik tipis menjadi Rp104,64 miliar dibandingkan Rp104,58 miliar pada 31 Desember 2024. Dengan demikian, total ekuitas perseroan tercatat sekitar Rp134,26 miliar, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp129,38 miliar.
Selain menyetujui laporan keuangan tahunan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) LAJU juga memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp319,91 juta dari laba bersih Tahun Buku 2025.
Nilai dividen tersebut setara dengan Rp0,1488 per saham yang akan dibagikan kepada 2.149.942.974 saham perseroan. Berikut jadwal pembagian dividen tunai LAJU: