sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Lonjakan Yield US Treasury hingga Harga Minyak Dunia Picu Pelemahan Rupiah Pagi Ini

Market news editor Anggie Ariesta
24/09/2026 12:29 WIB
Tekanan pelemahan nilai tukar rupiah dipengaruhi ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) yang kembali menguat di tengah ancaman inflasi.
Lonjakan Yield US Treasury hingga Harga Minyak Dunia Picu Pelemahan Rupiah Pagi Ini. Foto: iNews Media Group.
Lonjakan Yield US Treasury hingga Harga Minyak Dunia Picu Pelemahan Rupiah Pagi Ini. Foto: iNews Media Group.

Dari sisi domestik, pelemahan nilai tukar juga dipengaruhi oleh peningkatan volume kebutuhan valuta asing dari para importir menjelang penutupan triwulan III-2026, disertai maraknya aksi lepas portofolio (outflow) investor asing dari aset-aset negara berkembang (emerging markets).

Merespons tekanan tersebut, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus bersiaga di pasar guna mengawal stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap mencerminkan kondisi fundamentalnya.

"Bank Indonesia terus hadir di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental dan memastikan mekanisme pasar berjalan baik. Penguatan strategi operasi moneter pro-market juga dilakukan untuk mengelola struktur suku bunga pasar uang," kata Erwin.

BI memperkuat langkah stabilisasi dan pemenuhan kecukupan likuiditas melalui peningkatan insentif Swap dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) Lindung Nilai (hedging) untuk pendanaan luar negeri, yang mencakup transaksi modal portofolio, pinjaman luar negeri perbankan, hingga penanaman modal asing (foreign direct investment/FDI).

Langkah intervensi dijalankan secara berkesinambungan melalui berbagai saluran instrumen pasar uang.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement