Seiring capaian marketing sales, LPCK mengantongi pendapatan Rp1,62 triliun yang bersumber dari penjualan rumah tapak dan apartemen sebesar Rp779 miliar, unit komersial sebesar Rp330 miliar, serta jasa pengelolaan kota sebesar Rp262 miliar.
Ketiga segmen tersebut secara konsisten menjadi pilar utama dengan kontribusi sekitar 84 persen terhadap total pendapatan Perseroan.
Perseroan meraup laba bruto sebesar Rp476 miliar dengan EBITDA yang meningkat menjadi sebesar Rp318 miliar.
Sementara itu, laba bersih naik 9,67 persen menjadi sebesar Rp228,35 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp208,20 miliar.
"Ke depan, kami optimistis dapat melanjutkan kinerja positif ini dengan tetap berfokus pada kualitas produk, ketepatan waktu pembangunan, serta kepuasan pelanggan," tutur Agus.