sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Manajemen Konsisten Borong Saham BBCA, Begini Prospeknya Menurut Analis

Market news editor Taufan Sukma Abdi Putra
19/04/2026 18:32 WIB
investor hanya perlu membayar 15 tahun laba untuk memiliki bank terbesar, paling efisien, dan paling konsisten dalam mencetak keuntungan.
Manajemen Konsisten Borong Saham BBCA, Begini Prospeknya Menurut Analis (foto: iNews Media Group)
Manajemen Konsisten Borong Saham BBCA, Begini Prospeknya Menurut Analis (foto: iNews Media Group)

Itu artinya, investor hanya perlu membayar 15 tahun laba untuk memiliki bank terbesar, paling efisien, dan paling konsisten dalam mencetak keuntungan, di tengah ketatnya persaingan industri perbankan nasional.

Posisi PER BBCA tersebut, bahkan berada jauh di bawah saham ARTO, dengan posisi PER mencapai 64 kali, atau dengan kata lain, investor harus membawah empat kali lipat lebih mahal dari saham BBCA, untuk setiap Rp1 laba yang dihasilkan.

"Padahal kalau kita bandingkan kemampuan mencetak labanya, kedua bank ini jelas sangat berbeda. BBCA sudah terbukti mampu menghasilkan laba puluhan triliun rupiah secara konsisten dan bertumbuh cepat. Dari segi kemampuan memperbesar laba, BBCA juga berpotensi mencapainya lebih cepat dibanding ARTO, karena basis bisnisnya sudah besar, jaringan kuat, CASA dominan, dan profit terus naik setiap tahun," ujar Rendy.

Dengan beragam pertimbangan dan perbandingan data inilah, menurut Rendy, fenomena yang terjadi pada saham BBCA adalah 'salah harga', dengan pasar justru seolah sedang memberi diskon besar kepada saham BBCA, yang notabene memiliki potensi demikian besar.

Dengan ketimpangan yang terjadi, maka peluang yang bakal terjadi terhadap saham BBCA ke depan adalah nilai valuasinya yang bakal kembali naik menuju level yang lebih wajar. Momen inilah yang sedang ditunggu oleh jajaran manajemen BBCA, dengan konsisten memborong saham emitennya sendiri tersebut.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement