AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
735
ACST
200
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
795
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3150
AGAR
322
AGII
2220
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1525
AKRA
1160
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
300
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.40
0.01%
+0.04
IHSG
7081.14
-0.17%
-12.14
LQ45
1005.66
-0.01%
-0.13
HSI
19938.56
-0.51%
-102.30
N225
28864.25
-0.03%
-7.53
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Market di Fase Sideways, Analis: Waktu yang Tepat Beli Saham

MARKET NEWS
Viola Triamanda/MPI
Rabu, 29 Juni 2022 03:17 WIB
laju indeks yang melemah hampir sekitar 20 poin disebut Edwin dipengaruhi oleh beberapa faktor.
Market di Fase Sideways, Analis: Waktu yang Tepat Beli Saham (foto: MNC Media)
Market di Fase Sideways, Analis: Waktu yang Tepat Beli Saham (foto: MNC Media)

IDXChannel - Kepala Riset MNC Sekuritas, Edwin Sebayang, menyatakan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat bagi investor untuk membeli saham atau reksa dana berbasis saham. Hal ini lantaran Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke depan diyakininya bakal mengalami penguatan. 

"Meskipun market saat ini memang sedang berada di fase sideways, namun hingga akhir tahun nanti diperkirakan IHSG akan mencapai ke level 7.600," ujar Edwin, kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (28/6/2022).

Terkait perdagangan kemarin (Selasa, 28/6/2022), laju indeks yang melemah hampir sekitar 20 poin disebut Edwin dipengaruhi oleh beberapa faktor.

"Penurunan ini mengikuti Indeks DJIA yang juga mengalami penurunan kemarin, selain itu juga dipengaruhi oleh turunnya EIDO dan harga beberapa komoditas seperti emas dan timah," tutur Edwin.

Sementara itu, menurutnya, ada beberapa saham yang cukup bisa dijadikan pilihan atau rekomendasi. Yang pertama adalah United Tractors (UNTR), karena menurutnya harga batu bara ke depan memiliki kecenderungan menguat signifikan.

Kemudian juga ada saham Indosat (ISAT), Sarana Menara Nusantara (TOWR), lalu Indo Tambangraya Megah (ITMG), dan kemudian Astra Motor (ASII).

"Lalu juga saham berbasis konstruksi seperti WIKA, lalu PTPP juga kita rekomendasikan beli untuk perdagangan besok, kemudian karena harga minyak balik lagi ke 110 saya rasa medco juga berpotensi mengalami kenaikan besok" tutupnya. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD