Dividen yang lebih rendah tersebut disebabkan keputusan manajemen Matahari untuk memperbesar alokasi belanja modal pada 2026. Sisa laba bersih tahun lalu akan ditetapkan sebagai laba ditahan dan digunakan dalam rangka mendukung pengembangan usaha perseroan.
Pada tahun ini, belanja modal Matahari akan difokuskan untuk membuka gerai baru, merenovasi gerai lama, pemeliharaan teknologi, dan memperkuat private label. Salah satu fokus pengembangan yakni memperluas brand SUKO untuk melayani lebih banyak segmen konsumen serta melakukan ekspansi MU+KU di mal-mal strategis dengan trafik tinggi.
(Rahmat Fiansyah)