IDXChannel - PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) mencatatkan realisasi belanja eksplorasi tambang batu bara sebesar USD15,6 ribu atau setara Rp265,69 juta (kurs Rp17.000 per USD) pada kuartal I-2026.
Kegiatan eksplorasi tersebut dilakukan oleh anak usaha MCOL di wilayah Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan, dengan total anggaran yang disiapkan mencapai USD206,3 juta.
Dalam keterbukaan informasi, Kamis (9/4/2026) sepanjang periode Januari-Maret 2026, aktivitas eksplorasi masih difokuskan pada pengeboran infill. Perseroan menyebutkan seluruh biaya yang dikeluarkan dalam periode tersebut merupakan biaya operasional.
Pelaksanaan kegiatan pengeboran, termasuk geophysical logging, dilakukan di bawah pengawasan langsung PT Mandiri Intiperkasa melalui divisi geologi.
Dalam operasionalnya, digunakan mesin bor jenis Jacro 250, Jacro 350, dan Jacro 450 dengan kedalaman pengeboran maksimal hingga 350 meter. Sementara itu, pengujian kualitas batu bara dilakukan oleh PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo).
Selama kuartal I-2026, anak usaha MCOL telah merealisasikan pemboran sebanyak 54 titik dengan total kedalaman mencapai 647 meter untuk pengeboran lubang terbuka.
Adapun pada kuartal II-2026, perseroan merencanakan pemboran sebanyak 22 titik dan total kedalaman mencapai 5.484 meter.
(DESI ANGRIANI)