Aset produksi utama AADI, termasuk tambang Adaro Indonesia, berada di Kalimantan Selatan dan memasok batu bara ke Kelanis melalui jalan angkut milik perseroan sepanjang sekitar 80 kilometer.
AADI baru memasuki jalur sungai di stasiun pemuatan Barito bagian tengah dan mengendalikan pengerukan di jalur setelah titik tersebut melalui Sarana Daya Mandiri.
UOB Kay Hian memperkirakan kondisi tersebut menjadi keunggulan bagi AADI ketika gangguan pasokan batu bara terjadi di wilayah lain.
Harga batu bara Newcastle telah naik 37,7 persen sejak konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran dimulai pada Februari 2026.
Harga diperkirakan tetap tinggi hingga paruh kedua 2026 karena bertemunya permintaan musiman dengan gangguan pasokan akibat El Niño.