Selain ketiga emiten tersebut, sejumlah saham LQ45 lain juga mencatatkan pertumbuhan laba yang kuat.
Sebut saja, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) sebesar 127 persen YoY, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) 103 persen YoY, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) 95 persen YoY, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) 87 persen YoY, dan PT Indosat Tbk (ISAT) 85 persen YoY.
Di kelompok perbankan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membukukan pertumbuhan laba bersih 41 persen YoY meski pendapatan turun 10,7 persen YoY.
Sementara PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat kenaikan laba 24 persen YoY, sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih mencatat pertumbuhan pendapatan 2,2 persen YoY dan laba bersih 2 persen YoY.
“Kinerja fundamental menjadi salah satu faktor penting dalam melihat peluang investasi jangka panjang,” tulis BRI Danareksa. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.