IDXChannel - PT Mercury Strategic Indonesia (MSI) mengumumkan Penawaran Tender Wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO) kepada pemegang saham publik PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO).
Dalam aksi korporasi tersebut, pemegang saham pengendali baru NATO menetapkan harga MTO sebesar Rp183 per saham. Angka itu jauh di bawah harga saham NATO di pasar reguler sebesar Rp650 per saham.
Namun, harga tersebut masih lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi perdagangan harian saham selama 90 hari terakhir sebelum pengumuman akuisisi sebesar Rp162,38 per saham.
Dalam keterbukaan informasi yang diumumkan pada Rabu (18/2/2026), MSI siap menyerap 5,85 miliar saham NATO atau setara dengan 73,13 persen dari total saham yang dikeluarkan perseroan. Dengan demikian, MSI menyiapkan dana hingga Rp1,07 triliun.
Dengan harga pelaksanaan yang jauh di bawah harga pasar besar kemungkinan investor minoritas tidak akan mengikuti MTO, karena selisihnya yang cukup signifikan.
Kendati demikian, MSI tetap memberikan tawaran kepada pemegang saham yang ingin menjual sahamnya kepada pengendali baru. MTO tersebut dijalankan untuk mematuhi ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9 Tahun 2018.
Periode MTO dimulai besok, Kamis (19/2/2026) dan akan berakhir pada 20 Maret 2026. Pemegang saham dapat mengisi dokumen berupa Formulir Penawaran Tender Wajib (FPTW) selama periode MTO.
Sebagai informasi, Mercury Strategic Indonesia mengakuisisi 26,87 persen saham NATO. Sesuai data yang diungkapkan perusahaan, MSI dikendalikan oleh Al Alan Rachmat Budiman, pengusaha properti yang memiliki pusat perbelanjaan mulai dari Cirebon Superblok Mall hingga mal lain di Gorontalo, Palu, Sampit, Pangkalan Bun, dan Ketapang.
Alan diketahui juga mengendalikan PT City Retail Developments Tbk (NIRO), pemilik CityMall, melalui PT Orion Global Development (OGD) sebesar 75,25 persen. Alan mengempit 98 persen saham OGD
(Rahmat Fiansyah)