"Berangkat dari pencapaian tersebut, pada 2026 kami menargetkan pertumbuhan AUM sekitar 52 persen, dengan tetap mengedepankan strategi yang stabil dan bertumbuh,” ujar Dimas dalam rapat koordinasi dengan tema “Growing Together, Soaring Stronger”, yang berlangsung pada Jumat (30/1/2026) di iNews Tower, Jakarta Pusat.
Produk MNC Asset Management, kata Dimas, bakal terus diakselerasi sesuai momen dan tahapan rencana bisnis. Sehingga, perluasan target AUM yang berujung profit korporasi bisa terealisasi.
"First quarter ini kami akan fokus memaksimalkan produk yang existing. Itu adalah reksa dana pendapatan tetap MNC Dana Syariah yang memang memberikan strategic stabil dan bertumbuh dan juga imbal hasilnya cukup kompetitif. Indikasi imbal hasilnya per harinya itu di 0,02 persenan per harinya dan kami juga akan menjaga terus hal tersebut," ujar Dimas.
Secara umum, capaian bisnis MNC Asset Management pada 2025 dalam tren positif. Produk seperti Pasar Uang, MNC Dana Lancar, bercokol di urutan ke-7 dari 150 produk yang bersaing per akhir tahun lalu. Seturut hal itu, MNC Dana Syariah yang terus diakselerasi dalam tren menanjak secara pertumbuhan bisnis.
Dimas juga membeberkan sejumlah penghargaan yang disabet produk MNC Asset Management, seperti MNC Dana Liquid dalam event Best Mutual Funds Awards 2025. Menurutnya, capaian positif tahun lalu diraih secara organik.