Selain itu, kerja sama dengan entitas PLN di proyek strategis nasional juga akan memperkuat posisi MPXL sebagai penyedia jasa logistik terintegrasi di sektor energi dan infrastruktur.
“Perjanjian ini berdampak positif terhadap kinerja dan kondisi keuangan perseroan, serta memberikan visibilitas pendapatan yang lebih stabil,” kata manajemen MPXL dalam keterbukaan informasi Senin (26/1/2026).
Sebelummya, MPXL mendirikan anak usaha baru yakni PT Tambang Raya Sejahtera pada 20 Januari 2026 untuk menjalankan usaha dalam bidang perdagangan besar.
Adapun Tambang Raya Sejahtera punya modal dasar Rp10 miliar dengan modal ditempatkan dan disetor Rp5 miliar. Di mana MPXL menggenggam 4.975 saham atau setara 99,5 persen, dan sisanya 0,5 persen dimiliki oleh James S Chandra.
(DESI ANGRIANI)