sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Nasdaq Dibuka Melemah, Saham-Saham AI Jadi Pemberat

Market news editor Rahmat Fiansyah
28/07/2026 21:55 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026), meski saham perusahaan pembuat chip komputer masih mengalami tekanan.
Bursa saham AS bergerak menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026), meski saham perusahaan pembuat chip komputer masih mengalami tekanan. (Foto: FT)
Bursa saham AS bergerak menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026), meski saham perusahaan pembuat chip komputer masih mengalami tekanan. (Foto: FT)

IDXChannel – Bursa saham Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada perdagangan Selasa (28/7/2026), meski saham perusahaan pembuat chip komputer masih mengalami tekanan akibat kekhawatiran terhadap keberlanjutan pertumbuhan industri kecerdasan buatan (AI).

Dikutip dari AP, indeks Dow Jones Industrial Average naik 385 poin atau 0,7 persen pada pukul 09.35 waktu setempat. Sementara itu, indeks S&P 500 bergerak nyaris stagnan, sedangkan indeks Nasdaq Composite terkoreksi 0,6 persen.

Mayoritas saham di pasar AS menguat setelah sejumlah perusahaan membukukan kinerja keuangan kuartal terbaru yang melampaui ekspektasi analis. Saham Coca-Cola tercatat naik 5,8 persen setelah pendapatan perusahaan tumbuh 7 persen di tengah kondisi konsumsi yang dinilai dinamis.

Selain itu, saham Sherwin-Williams menguat 7 persen dan Illinois Tool Works naik 3,7 persen setelah keduanya melaporkan laba kuartalan yang lebih tinggi dari perkiraan pasar.

Namun, tekanan masih terjadi pada saham perusahaan teknologi, khususnya produsen chip yang sebelumnya menjadi salah satu sektor dengan kinerja terbaik akibat lonjakan investasi AI. Investor mulai mempertanyakan keberlanjutan pertumbuhan sektor tersebut seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi perlambatan belanja teknologi.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement