Upaya mendorong partisipasi investor ritel domestik ini, menurut Helmy, sangat penting dalam memaksimalkan segala potensi pertumbuhan yang tersedia di pasar. Helmy menjelaskan, stabilitas domestik menjadi faktor pembeda Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Meski tekanan eksternal seperti arah suku bunga global dan dinamika geopolitik masih memengaruhi pasar, perekonomian nasional tetap ditopang pertumbuhan yang stabil, inflasi yang terkendali, serta konsumsi domestik yang kuat.
"Kondisi ini menjaga peluang investasi tetap terbuka, terutama bagi investor yang menerapkan strategi secara selektif dan disiplin," ujar Helmy.
Di tengah fluktuasi pasar, Helmy menilai bahwa obligasi juga tetap menarik sebagai penyeimbang portofolio, sehingga kombinasi saham dan instrumen fixed income menjadi strategi penting untuk menjaga stabilitas dan optimalisasi hasil investasi.
BRIDS menilai outlook positif memerlukan partisipasi investor domestik yang lebih aktif agar penguatan pasar benar-benar terjadi. Karenanya, peningkatan jumlah transaksi dan konsistensi investasi ritel menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas sekaligus pertumbuhan pasar modal Indonesia.