sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Oversubscribed, Chandra Asri (TPIA) Rampungkan Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Rp6 Triliun

Market news editor Desi Angriani
24/06/2026 12:22 WIB
Penyelesaian program ini ditandai dengan keberhasilan penerbitan PUB V Tahap III senilai Rp2,25 triliun yang mengalami oversubscription.
Oversubscribed, Chandra Asri (TPIA) Rampungkan Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Rp6 Triliun (Foto: dok TPIA)
Oversubscribed, Chandra Asri (TPIA) Rampungkan Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Rp6 Triliun (Foto: dok TPIA)

IDXChannel - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menuntaskan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) dengan nilai penerbitan Rp6 triliun. 

Penyelesaian program ini ditandai dengan keberhasilan penerbitan PUB V Tahap III senilai Rp2,25 triliun yang mengalami oversubscription.

Group CFO dan Direktur Chandra Asri Group, Andre Khor mengatakan, tingginya minat investor pada penerbitan tahap akhir ini menegaskan kepercayaan
pasar terhadap ketahanan bisnis Chandra Asri Group dan kemampuannya dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Keberhasilan penyelesaian Program Obligasi Berkelanjutan V (PUB V) serta tingginya minat investor yang tercermin dari oversubscription pada penerbitan obligasi tahap akhir menunjukkan kepercayaan berkelanjutan investor terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang Chandra Asri Group," ujar Andre Khor dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (24/6/2026).

PUB V diterbitkan dalam tiga tahap, yang terdiri dari Tahap I senilai Rp1,5 triliun, Tahap II senilai Rp2,25 triliun, dan Tahap III senilai Rp2,25 triliun, sehingga total nilai penerbitan mencapai Rp6 triliun. 


Andre Khor menjelaskan, dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja grup, terutama untuk mendukung pengadaan bahan baku produksi yang digunakan dalam kegiatan operasional. 

"Dukungan ini memungkinkan kami untuk terus menjalankan strategi pertumbuhan jangka panjang serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara," tuturnya.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement