Selain itu, Dua Putra juga tengah melakukan pemulihan terhadap fasilitas produksi pabrik 3 beserta fasilitas penunjang yang terdampak. Seiring dengan proses pemulihan tersebut, perseroan menargetkan kegiatan ekspor dapat kembali berjalan pada pertengahan Juli 2026.
Sherley juga mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh pelanggan, mitra bisnis, dan seluruh pemangku kepentingan terkait insiden kebakaran tersebut.
"Dukungan tersebut menjadi semangat bagi kami untuk bangkit lebih kuat dan terus memberikan produk berkualitas kepada pasar domestik maupun internasional," katanya.
Perseroan menegaskan dampak kebakaran tidak memengaruhi operasional secara signifikan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perseroan optimistis untuk tetap mengupayakan pencapaian target kinerja tahun 2026.
(Rahmat Fiansyah)