Pada periode yang sama, laba kotor Perseroan meningkat 7,69 persen menjadi Rp124,33 miliar. Kinerja tersebut didukung oleh fokus Elitery pada layanan bernilai tambah tinggi, termasuk penguatan solusi cloud, managed services, dan layanan keamanan siber proaktif.
Hal ini tercermin dari peningkatan Gross Profit Margin dari 24,14 persen menjadi 26,86 persen, serta kenaikan EBITDA sebesar 17,49 persen menjadi Rp68,69 miliar.
Dari sisi neraca, fundamental keuangan Perseroan juga menunjukkan penguatan. Aset lancar meningkat menjadi Rp171,58 miliar, sementara posisi kas dan bank menguat menjadi Rp41,74 miliar.
Tingkat kesehatan keuangan Perseroan turut membaik, sebagaimana tercermin dari kenaikan Current Ratio dari 1,35 menjadi 1,24 di 2025, serta penurunan Debt to Equity Ratio (DER) dari 1,08 menjadi 0,88 di 2025.
Penguatan struktur keuangan juga terlihat dari penurunan total liabilitas sebesar 4,52 persen menjadi Rp138,65 miliar, sementara ekuitas Perseroan tumbuh 17,84 persen menjadi Rp158,06 miliar.