IDXChannel — PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid pada semester I-2026. Emiten penyedia bahan baku dan solusi terintegrasi ini membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp5,1 triliun, naik 21 persen secara tahunan (YoY).
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, perseroan juga berhasil mengantongi Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp411 miliar pada kuartal II-2026.
Komersial Director Lautan Luas, Suwandi Sukanto menjelaskan, lompatan performa top-line perseroan didorong oleh penguatan volume penjualan di lini distribusi domestik maupun regional, serta segmen manufaktur.
"Untuk performa di semester pertama tahun ini cukup menggembirakan. Kenaikan signifikan sebesar 21 persen ini diperoleh dari distribusi, baik lokal maupun regional, serta dari manufaktur," ujar Suwandi dalam Paparan Publik LTLS 2026.
Suwandi menambahkan, dari seluruh portofolio yang dikelola perseroan, terdapat lima industri utama yang menjadi kontributor terbesar pendapatan, yaitu sektor makanan dan minuman (F&B), pakan ternak, pengolahan air, personal and home care, serta industri kimia.
Seiring dengan capaian positif pada paruh pertama tahun ini, perseroan tetap menjaga komitmen retensi nilai bagi para pemegang saham melalui kebijakan pembagian dividen berkala.
"Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia tahun 1997, Lautan Luas secara konsisten membagikan dividen. Bahkan sejak 2008, perseroan terus menjaga rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) minimal sebesar 30 persen dari laba bersih," kata Investor Relations LTLS, Yurike.
Per kuartal II-2026, mayoritas saham LTLS sebesar 56,59 persen dipegang oleh PT Catur Karsa Megatunggal, sementara porsi kepemilikan masyarakat atau publik mencapai 36,11 persen.
Reporter: Sheqilla Sukma
Editor: Febrina Ratna Iskana