Market Watch
Last updated : 16:15 WIB 31/05/2023

Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes

Major Indexes
  • IHSG
  • 6,633.26
  • -3.16
  • -0.05%
  • LQ45
  • 949.67
  • +6.57
  • +0.7%
  • IDX30
  • 494.61
  • +4.07
  • +0.83%
  • JII
  • 530.52
  • -7.10
  • -1.32%
  • HSI
  • 18,949.94
  • +733.03
  • +4.02%
  • NYSE
  • 15,031.08
  • +143.94
  • +0.97%
  • STI
  • 3,166.30
  • +7.50
  • +0.24%
Currencies
  • USD-IDR
  • 14,990
  • 0.00%
  • 0
  • HKD-IDR
  • 7
  • 0.00%
  • 0
Commodities
  • Emas
  • 943,493
  • -0.08%
  • -786
  • Minyak
  • 1,028,614
  • -1.21%
  • -12,592

Pengangguran AS Melonjak, Harga Minyak Mentah Rebound 

Market news
Desi Angriani
10/03/2023 05:30 WIB
Harga minyak mentah dunia merayap lebih tinggi setelah AS mencetak kenaikan angka pengangguran.
Pengangguran AS Melonjak, Harga Minyak Mentah Rebound (Foto: MNC Media)
Pengangguran AS Melonjak, Harga Minyak Mentah Rebound (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Harga minyak mentah dunia merayap lebih tinggi setelah AS mencetak kenaikan angka pengangguran. Hal ini mengaburkan prediksi pasar mengenai berlanjutnya suku bunga agresif.

Melansir Bloomberg, Kamis (9/3/2023), West Texas Intermediate naik 0,7% sementara dolar turun, lantaran harga komoditas dalam mata uang lebih menarik. 

Pedagang mengamati dengan cermat data AS untuk setiap petunjuk khususnya mengenai langkah Federal Reserve pada kebijakan suku bunga.

Adapun komentar Bos The Fed yang lebih hawkish telah mengalahkan optimisme pemulihan ekonomi China. Sebagian besar pengamat masih optimis tentang prospek harga, dengan pedagang top Trafigura Group mengharapkan Brent mencapai USD90 per barel pada pertengahan tahun. 

Data Rabu menunjukkan penarikan yang tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS. Di Eropa, pemogokan terus memblokir kilang Total Energies SE di Prancis, sementara situs Ineos di negara tersebut memotong throughput. Pasar opsi minyak juga tumbuh semakin bearish dalam beberapa hari terakhir. 

(DES)

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis IDX Channel tidak terlibat dalam materi konten ini.