AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

Penguatan IHSG Disebut Rawan Koreksi, Ini Saran Analis untuk Investor

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 18 Oktober 2021 16:07 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,4 poin (0,38%) di level 6.658,769 pada perdagangan awal pekan, Senin (18/10/2021).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,4 poin (0,38%) di level 6.658,769 pada perdagangan awal pekan, Senin (18/10/2021). (Foto: MNC Media)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,4 poin (0,38%) di level 6.658,769 pada perdagangan awal pekan, Senin (18/10/2021). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,4 poin (0,38%) di level 6.658,769 pada perdagangan awal pekan, Senin (18/10/2021).

Penguatan sore ini membuat IHSG berada di zona hijau lima hari beruntun sejak Selasa (12/10) lalu, dan meningkatkan performanya sepekan (3,08%), sebulan (9,59%), dan year to date (11,37%).

Dibuka melesat di 6.649,281, IHSG sempat mengalami koreksi tipis di 6.620,845, lalu melambung tinggi mencapai 6.684,819, menyentuh rekor tertinggi baru sejak tiga tahun terakhir.

Adapun 324 saham menguat, disusul 186 melemah, dan 159 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp16,4 triliun dari 24,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

VP Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Al Fatih mengatakan penguatan IHSG sore ini begitu rawan terhadap koreksi mengingat kenaikan indeks yang telah mencetak titik tertingginya.

"Jadi seperti biasa ketika IHSG mendekati harga tertingginya ini sangat rawan terhadap aksi profit taking. Nanti terbentuk satu pola yang cenderung konsolidasi dulu, dari pola itu bisa terlihat apakah menunjukkan penguatan atau tidak. Tapi memang rentan aksi profit taking," kata Al Fatih dalam 2nd Session Closing, Senin (18/10/2021).

Angka koreksi wajar yang perlu dicermati investor, terang Al Fatih, berada di area 6.550-6.540. Kendati demikian, peluang untuk penguatan masih terbuka di keesokan hari.

"Saya lihat di sekitar 6.550-6.540 adalah titik koreksi wajar, tapi jika lebih dari itu maka perlu hati-hati. Saya rasa indeks masih akan mencoba naik lagi, tapi memang sangat rentan. Ini rangenya ada di di 6.540, sementara resitennya ada di 6.750 untuk jangka pendek," lanjutnya.

Kepada investor, dirinya merekomendasikan untuk melakukan hold saham-saham yang telah dibeli dan menguat sejak Agustus-September. Sedangkan bagi yang baru masuk, dia memperingatkan untuk waspada terkait aksi jual.

"Kalau kita sudah punya saham-saham yang dibeli sejak Agustus atau September, tahan dulu, karena masih ada penguatan sampai Januari-Maret 2021 nanti. Tapi kalau yang baru beli sekarang, hati-hati koreksi. Jadi koreksi 6.540 adalah titik paling aman," tandasnya.

Seperti diketahui, pada penutupan indeks hari ini, akumulasi pembelian bersih investor asing menembus Rp1,02 triliun, mencakup Rp999,62 triliun di pasar reguler, dan Rp18,42 miliar di pasar negosiasi-tunai.

Sementara sejumlah indeks di kawasan Asia terpantau bergerak variatif seperti: N225 (-0,15%), HSI (0,31%), SSEC (-0,12%), dan STI (0,06%). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD