Posisi kas tersebut juga belum termasuk investasi jangka pendek ICBP yang mencapai Rp2,4 triliun. Piutang usaha tercatat naik dari Rp9,8 triliun menjadi Rp11,8 triliun.
ICBP juga memiliki rantai pasok distribusi yang kuat. Sekitar 52 persen penjualan perseroan pada kuartal I-2026 dilakukan melalui PT Indomarco Adi Prima, sister company di bawah PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang bergerak di bidang distribusi.
(Rahmat Fiansyah)