Menurut Shadiq, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Bio Farma Group dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kontribusi Indonesia dalam ekosistem kesehatan global.
Direktur Utama Indofarma (INAF) Sahat Sihombing mengatakan, ekspor ke Afghanistan menjadi dorongan bagi Indofarma untuk terus memperluas jangkauan pasar internasional, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat daya saing perusahaan.
“Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di pasar ekspor, Indofarma akan terus memperluas jangkauan pasar internasional, memperkuat kualitas produk, serta menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat, pemegang saham, dan bangsa Indonesia. Kami meyakini produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing serta memperoleh kepercayaan di pasar global,” ujar Sahat.
Sebagai bagian dari Bio Farma Group, Indofarma memperoleh dukungan melalui penguatan sinergi, kolaborasi, serta pengembangan kapabilitas bisnis. Realisasi ekspor ini sekaligus mencerminkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk farmasi Indonesia dan kontribusi nyata industri kesehatan nasional dalam memenuhi kebutuhan kesehatan global.