Akuisisi tersebut menjadi bagian dari strategi Schneider Electric memperluas bisnis perangkat lunak industri dan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan menargetkan sinergi akan menghemat biaya tahunan sekitar 250 juta euro dalam tiga tahun serta tambahan sinergi pendapatan sekitar 800 juta euro dari transaksi tersebut.
PTC menyediakan perangkat lunak untuk kebutuhan perancangan produk, manufaktur, hingga layanan purnajual bagi perusahaan di berbagai sektor industri. Langkah tersebut melanjutkan ekspansi Schneider Electric ke bisnis perangkat lunak.
Pada Juni 2026, Schneider Electric juga sepakat mengakuisisi Cognite Holding, penyedia perangkat lunak AI dan data industri. Schneider sebelumnya juga memperkuat portofolio perangkat lunaknya melalui akuisisi Aveva.
Schneider Electric yang selama ini dikenal sebagai produsen peralatan kelistrikan dan otomasi industri kini semakin mengembangkan bisnis digital. Perusahaan juga mendapat manfaat dari meningkatnya kebutuhan infrastruktur pusat data, terutama di Amerika Serikat, yang mendorong permintaan terhadap solusi kelistrikan, pendinginan, rak server, dan distribusi daya.
Di sisi lain, PTC memiliki posisi di segmen perangkat lunak industri yang mendapat manfaat dari tren transformasi digital dan AI. PTC menyebut bisnisnya berfokus pada solusi yang membantu perusahaan melakukan transformasi digital dalam pengembangan produk, operasional, dan produktivitas tenaga kerja.